Berita Desa

Kolaborasi P2M UNIA Prenduan, PKK, dan KKN UNIRA Wujudkan Kebun TOGA di Desa Galis

Jumat, 17 Juli 2026 Desa Galis
Kolaborasi P2M UNIA Prenduan, PKK, dan KKN UNIRA Wujudkan Kebun TOGA di Desa Galis

Kelompok 1 P2M Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK dan mahasiswa KKN Universitas Madura (UNIRA) melaksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Galis pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tanaman obat sebagai upaya mendukung kesehatan keluarga.

Galis, Pamekasan - Pada Jumat, 17 Juli 2026 pukul 07.30 WIB, Kelompok 1 P2M Universitas Al Amien (UNIA) Prenduan berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK dan mahasiswa KKN Universitas Madura (UNIRA) melaksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai kebun tanaman obat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pemanfaatan tanaman herbal.

Kegiatan diawali dengan persiapan media tanam dan lokasi penanaman. Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama menanam tiga jenis tanaman obat, yaitu jeruk purut, kumis kucing, dan belimbing wuluh. Ketiga tanaman tersebut dipilih karena mudah dibudidayakan, mudah dirawat, serta memiliki manfaat yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tanaman obat keluarga.

Gotong Royong Bangun Kesadaran Masyarakat

Penanaman TOGA berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Mahasiswa P2M UNIA Prenduan, mahasiswa KKN UNIRA, dan ibu-ibu PKK saling bekerja sama dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan hingga proses penanaman. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung program pemberdayaan keluarga.

Selain melakukan penanaman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih produktif. Kehadiran kebun TOGA diharapkan dapat menjadi sumber tanaman herbal yang mudah dijangkau serta bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.

Diharapkan Menjadi Program Berkelanjutan

Melalui kegiatan ini, Kelompok 1 P2M UNIA Prenduan, ibu-ibu PKK, dan KKN UNIRA berharap kebun TOGA dapat terus dirawat dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang. Keberadaan tanaman obat keluarga tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi salah satu upaya mendukung kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal.

Semangat kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya. Dengan keterlibatan aktif seluruh pihak, program TOGA diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesehatan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan Desa Galis yang lebih hijau, asri, dan produktif.

Kembali ke Berita Diperbarui 17 Juli 2026