
Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari HCML memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pengembangan Pantai Matahari, Desa Lobuk. Beberapa program yang telah dilaksanakan meliputi pengecatan perahu, pembangunan kios UMKM, pembangunan musholla, kegiatan Hang Out, dan Festival Pesisir. Pada Selasa, 4 Agustus 2026, peserta P2M Universitas Al-Amien Prenduan melakukan monitoring untuk melihat manfaat bantuan tersebut bagi masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui wawancara dengan Kepala Desa Lobuk, warga penerima bantuan, serta Ketua BUMDes, disertai pengambilan video dan dokumentasi di sekitar Pantai Matahari. Hasil monitoring menunjukkan bahwa keberadaan kios UMKM membantu masyarakat dalam menjalankan usaha, pengecatan perahu memberikan manfaat bagi warga pesisir, sedangkan pembangunan musholla menambah kenyamanan pengunjung. Berbagai fasilitas dan kegiatan tersebut diharapkan dapat terus mendukung perekonomian masyarakat sekaligus menjadikan Pantai Matahari lebih nyaman dan menarik untuk dikunjungi.
Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari HCML memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pengembangan Pantai Matahari, Desa Lobuk. Hal tersebut terlihat dari sejumlah program yang telah dilaksanakan, seperti pengecatan perahu, pembangunan kios UMKM, pembangunan musholla, kegiatan Hang Out, dan Festival Pesisir. Peserta Praktek Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan melakukan monitoring terhadap program tersebut di Pantai Matahari pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Monitoring dilakukan untuk mengetahui perubahan dan manfaat yang dirasakan masyarakat setelah adanya bantuan CSR. Dalam kegiatan tersebut, peserta P2M melakukan wawancara dengan Kepala Desa Lobuk mengenai kondisi Pantai Matahari sebelum dan setelah adanya bantuan.
Salah satu dampak yang dirasakan masyarakat adalah pembangunan kios UMKM yang menyediakan tempat lebih layak bagi warga untuk menjalankan usaha. Dengan adanya kios tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan keramaian Pantai Matahari untuk berjualan sehingga berpotensi menambah pendapatan dari para pengunjung. Bantuan pengecatan perahu juga memberikan manfaat bagi warga yang memiliki perahu sebagai bagian dari aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
Selain memberikan manfaat bagi perekonomian, bantuan CSR juga turut mendukung kenyamanan pengunjung. Pembangunan musholla menjadi salah satu fasilitas yang memberikan perubahan bagi Pantai Matahari. Sebelumnya, belum tersedia musholla di kawasan tersebut, sehingga pengunjung yang ingin melaksanakan ibadah harus meninggalkan pantai. Kini, dengan adanya musholla, pengunjung dapat tetap menikmati suasana pantai sekaligus melaksanakan shalat Magrib di lokasi. Hal ini membuat pengunjung memiliki kesempatan untuk berada lebih lama di Pantai Matahari.
Keberadaan berbagai fasilitas tersebut juga membuat kawasan Pantai Matahari semakin menarik dan nyaman untuk dikunjungi. Sementara itu, kegiatan Hang Out dan Festival Pesisir turut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kawasan wisata serta menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
Dalam proses monitoring, peserta P2M mengambil video di sekitar Pantai Matahari dan melakukan dokumentasi di area musholla. Data pendukung juga diperoleh dari warga yang menerima bantuan pengecatan perahu, masyarakat yang menempati kios UMKM, serta Ketua BUMDes.
Melalui bantuan CSR HCML, pengembangan Pantai Matahari tidak hanya memberikan manfaat dari sisi fasilitas, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kegiatan ekonomi. Keberadaan kios UMKM, musholla, serta berbagai kegiatan di kawasan pantai diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi warga sekaligus menjadikan Pantai Matahari sebagai tempat wisata yang semakin nyaman dan menarik bagi pengunjung.


