
rogram Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan resmi dimulai di Desa Pekamban Daya dengan kegiatan serah terima mahasiswa Kelompok IV kepada Pemerintah Desa yang berlangsung di Balai Desa. Mengusung tema “Membangun Desa Cerdasâ€, mahasiswa P2M akan melaksanakan pendampingan literasi digital melalui pelatihan penggunaan perangkat lunak bagi santri di lembaga pendidikan Islam, sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital dan mendukung terciptanya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pekamban Daya, 13 Juli 2026 – Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan resmi memulai rangkaian kegiatan di Desa Pekamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Awal pelaksanaan program tersebut ditandai dengan kegiatan serah terima mahasiswa P2M Kelompok IV kepada Pemerintah Desa Pekamban Daya yang berlangsung di Balai Desa pada Senin (13/07/2026).
Dalam prosesi tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Yusfar Ramadhan, secara simbolis menyerahkan mahasiswa peserta P2M kepada Kepala Desa Pekamban Daya, Bapak Moh. Kholid, yang didampingi oleh jajaran perangkat desa. Suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi mewarnai kegiatan tersebut sebagai awal terjalinnya kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Dr. Yusfar Ramadhan menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan hanya untuk melaksanakan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang belajar yang sesungguhnya. Menurut beliau, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang dimiliki melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata, sekaligus membangun hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Desa Pekamban Daya menyambut hangat kehadiran mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan. Kepala Desa, Bapak Moh. Kholid, mengungkapkan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Pekamban Daya sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian. Beliau berharap sinergi yang terjalin selama pelaksanaan P2M dapat menghasilkan berbagai inovasi dan kontribusi positif yang berdampak langsung bagi masyarakat desa.
Pada pelaksanaan P2M tahun ini, Kelompok VI mengusung tema "Membangun Desa Cerdas: Pendampingan Literasi Digital melalui Pelatihan Penggunaan Perangkat Lunak bagi Santri di Lembaga Pendidikan Islam Desa Pekamban Daya, Pragaan, Sumenep." Tema tersebut menjadi landasan berbagai program kerja yang berorientasi pada peningkatan kompetensi digital santri melalui pelatihan penggunaan perangkat lunak, sehingga mereka mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Program yang dirancang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan mengenai teknologi digital, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya literasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, mahasiswa diharapkan dapat membantu lembaga pendidikan Islam di Desa Pekamban Daya dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan era digital.
Dengan dimulainya kegiatan P2M ini, diharapkan terbangun kemitraan yang erat antara Universitas Al-Amien Prenduan, Pemerintah Desa Pekamban Daya, serta masyarakat dalam mewujudkan desa yang inovatif, cakap digital, dan berdaya saing. Semangat gotong royong yang menjadi ruh pengabdian diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Pekamban Daya.


