
Peserta Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan mengadakan bimbingan belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris bagi anak-anak Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat belajar bahasa asing sejak dini sekaligus membekali anak-anak dengan kemampuan dasar yang bermanfaat untuk mendukung pendidikan dan menghadapi perkembangan global. Selain meningkatkan keterampilan berbahasa, kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa P2M dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Desa Tanjung.
PAMEKASAN – Peserta Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan menggelar kegiatan bimbingan belajar (bimbel) bahasa asing bagi anak-anak Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, pada Rabu malam (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bekal dalam dunia pendidikan dan menghadapi perkembangan global.
Bimbingan belajar dilaksanakan di SDN 05 Tanjung mulai pukul 19.20 hingga 20.20 WIB, setelah salat Isya. Dalam kegiatan tersebut, peserta P2M memberikan materi dasar bahasa Arab dan bahasa Inggris, seperti kosakata sederhana, perkenalan diri, serta percakapan ringan yang mudah dipahami oleh anak-anak.
Suasana belajar berlangsung interaktif dan penuh semangat. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Rasa ingin tahu mereka semakin besar ketika melihat para mahasiswa mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris secara langsung, sehingga mendorong mereka untuk ikut mencoba mempraktikkan kosakata yang telah dipelajari.
"Kalian harus memahami betapa pentingnya penguasaan bahasa asing dalam dunia pendidikan. Dengan kemampuan berbahasa asing yang baik dan benar, kalian akan memiliki peluang lebih besar untuk meraih kesuksesan di masa depan," ujar salah satu peserta P2M saat memberikan motivasi kepada peserta bimbingan belajar.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan mampu menerapkan dasar-dasar bahasa Arab dan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari serta termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan berbahasa asing sejak usia dini. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata peserta P2M dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Desa Tanjung.


