Berita Desa

Kekhusyukan Sholat Jum'at di Desa Errabu: Momentum Mempererat Kebersamaan Umat

Jumat, 17 Juli 2026 Desa Errabu
Kekhusyukan Sholat Jum'at di Desa Errabu: Momentum Mempererat Kebersamaan Umat

DESA ERRABU – Hari Jum'at yang cerah ini, suasana di salah satu masjid di Desa Errabu terasa begitu istimewa. Jemaah berpakaian rapi, dengan peci dan sarung yang beragam, memenuhi setiap sudut ruang sholat, menciptakan pemandangan yang penuh ketenangan dan kedamaian. Suara takbir dan tahmid menggema lembut, mengantar umat Muslim di desa ini menuju momen spiritual yang mendalam.

DESA ERRABU – Hari Jum'at yang cerah ini, suasana di salah satu masjid di Desa Errabu terasa begitu istimewa. Jemaah berpakaian rapi, dengan peci dan sarung yang beragam, memenuhi setiap sudut ruang sholat, menciptakan pemandangan yang penuh ketenangan dan kedamaian. Suara takbir dan tahmid menggema lembut, mengantar umat Muslim di desa ini menuju momen spiritual yang mendalam.

​Khotib hari ini, dengan penuh wibawa dan kesederhanaan, naik ke mimbar. Mengenakan pakaian putih yang bersih, beliau membawa tongkat khutbah dan selembar teks untuk menunaikan tugasnya. Dengan suara yang tenang namun tegas, khotib mulai menyampaikan khutbahnya di hadapan para jemaah yang mendengarkan dengan penuh perhatian.

​Suasana di dalam masjid terasa begitu syahdu. Cahaya alami yang menerobos masuk melalui celah-celah ventilasi bangunan menciptakan nuansa dramatis, menambah kekhidmatan momen ibadah siang itu. Seluruh jemaah, mulai dari orang tua hingga remaja, duduk bersimpuh dengan takzim tanpa kegaduhan.

​Setelah khutbah selesai disampaikan, seluruh jemaah langsung merapatkan barisan dan dengan khusyuk menunaikan ibadah sholat Jum'at berjamaah. Kekompakan gerakan sholat yang dipimpin oleh imam menjadi simbol nyata dari persatuan masyarakat setempat.

​Kegiatan sholat Jum'at di Desa Errabu hari ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai spiritual dan tradisi keagamaan masih terjaga dengan sangat kuat. Ibadah mingguan ini tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kewajiban agama, tetapi juga menjadi momentum penting bagi warga desa untuk sejenak rehat dari aktivitas duniawi, bersatu dalam doa, dan saling mempererat tali silaturahmi.

Kembali ke Berita Diperbarui 17 Juli 2026