
Mahasiswi P2M UNIA menggelar seminar public speaking di MA Mabdaul Falah, Jumat (31/7/2026), dengan tema “Membangun Kepercayaan Diri Melalui Seni Berkomunikasi”. Diikuti sekitar 30 siswa, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum. Selain materi, siswa mengikuti praktik memperkenalkan diri dan menyampaikan cita-cita. Meski diawali suasana haru karena tahlil untuk salah satu siswa yang meninggal, kegiatan berlangsung antusias dan interaktif.
Mahasiswi Pengabdian pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) menggelar seminar public speaking bertajuk “Membangun Kepercayaan Diri Melalui Seni Berkomunikasi” di MA Mabdaul Falah, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sekitar 30 siswa.
Seminar ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi, khususnya ketika berbicara di hadapan orang lain. Kegiatan dibuka secara formal oleh Kepala Sekolah MA Mabdaul Falah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pentingnya kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum.
Tidak hanya menerima materi, para siswa juga diajak mengikuti praktik sederhana. Mereka diminta memperkenalkan diri dengan menyampaikan nama, hobi, dan cita-cita di hadapan teman-temannya. Praktik tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk melatih keberanian berbicara sekaligus membangun rasa percaya diri.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang cukup emosional. Sebelum seminar dimulai, para siswa bersama-sama mengikuti tahlil sebagai bentuk doa dan penghormatan atas meninggalnya salah satu siswa aktif MA Mabdaul Falah. Meski suasana sempat diliputi kesedihan, para siswa tetap mengikuti seminar dengan penuh antusias.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi materi dan tanya jawab. Siswa laki-laki maupun perempuan turut berpartisipasi dalam kegiatan. Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah ketika para siswa berani menyampaikan cita-cita mereka di hadapan teman-temannya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswi P2M UNIA berharap siswa MA Mabdaul Falah semakin berani menyampaikan pendapat dan mampu mengembangkan potensi diri. Kemampuan berkomunikasi juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk menyampaikan hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam berdakwah dengan cara yang sopan dan santun.
Seminar ditutup dengan pesan kepada para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh perkataan orang lain selama berada di jalan yang benar. “Jangan terlalu memikirkan perkataan orang lain jika kita berada di jalan yang benar,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan sebagai dorongan agar siswa berani melangkah, menyampaikan pendapat, dan terus mengembangkan potensi diri.


