
Mahasiswi Pengabdian pemberdayaan Masyarakat (P2M) Fakultas Tarbiyah Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) merealisasikan program kerja unggulannya bertajuk “Smart Edu Village” melalui kegiatan edukasi digital bagi kelompok Fatayat NU Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan, pada Sabtu (01/08/2026) atau bertepatan dengan 17 Shafar 1448 H.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi P2M Tematik Tarbiyah yang mengedepankan pendekatan edukatif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Melalui program ini, mahasiswi P2M UNIA memberikan edukasi mengenai pemanfaatan teknologi digital yang dapat diterapkan secara praktis oleh kelompok Fatayat dalam mendukung aktivitas usaha mereka.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pengenalan website UMKM kelompok Fatayat dan memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang cara mengaplikasikan dan mengintegrasikan keterampilan serta pengetahuan digital secara bijak dan tepat. Melalui Smart Edu Village, masyarakat diajak menjadi pengguna teknologi yang mampu mengendalikan dan memanfaatkannya secara positif, produktif, serta bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.
Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi website, informasi yang dapat ditampilkan, serta cara memanfaatkannya sebagai media publikasi dan pengenalan produk. Mahasiswi P2M juga menjelaskan bagaimana keberadaan media digital dapat membantu masyarakat dalam menyampaikan informasi usaha secara lebih mudah dan terstruktur.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan "edukasi pemanfaatan TikTok Affiliate". Para anggota Fatayat diperkenalkan pada mekanisme dasar TikTok Affiliate, mulai dari cara kerja program, tahapan penggunaannya, hingga pemanfaatan konten video sebagai media untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk.
Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang interaktif dan komunikatif. Selain memberikan penjelasan, mahasiswi P2M juga mengajak peserta untuk memahami praktik penggunaan media digital secara langsung. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat materi lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta dalam kegiatan mereka.
Antusiasme anggota Fatayat terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif menyimak materi, berdiskusi, serta mengajukan pertanyaan mengenai penggunaan website dan pemanfaatan media digital untuk mendukung kegiatan usaha.
Melalui program “Smart Edu Village”, mahasiswi P2M Fakultas Tarbiyah UNIA berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengenalan teknologi, tetapi juga menjadi proses edukasi yang memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat.


