Berita Desa

Bersama Tenaga Kesehatan, Mahasiswa P2M UNIA Bantu Pelayanan Suntik Nyeri Gratis bagi 87 Lansia

Sabtu, 25 Juli 2026 Desa Kadura Timur
Bersama Tenaga Kesehatan, Mahasiswa P2M UNIA Bantu Pelayanan Suntik Nyeri Gratis bagi 87 Lansia

Mahasiswa Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan turut membantu tenaga kesehatan dalam pelayanan suntik nyeri gratis bagi 87 lansia di Klinik Dokter Harum Gunung, Desa Kaduara Timur. Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

Kaduara Timur– Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan melalui keterlibatan mereka dalam pelayanan suntik nyeri gratis yang diselenggarakan di Klinik Dokter Harum Gunung, Dusun Gunung, Desa Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/7/2026). Bersama tenaga kesehatan, mahasiswa turut membantu kelancaran pelayanan bagi puluhan lansia yang datang untuk memperoleh penanganan kesehatan.

Sejak pelayanan dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai pada pukul 16.00 WIB, mahasiswa P2M aktif membantu berbagai kebutuhan di lokasi. Mereka membantu proses administrasi, mengatur alur antrean, serta membantu para lansia agar dapat mengikuti setiap tahapan pelayanan dengan tertib dan nyaman. Kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari upaya menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih ramah sekaligus memberikan pengalaman nyata tentang arti pengabdian di tengah masyarakat.

Pelayanan yang dipimpin oleh dr. Abdul Hafiz tersebut diikuti oleh 87 pasien dengan rata-rata berusia 50 tahun ke atas. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir, tidak hanya berasal dari Desa Kaduara Timur dan sejumlah desa di Kecamatan Pragaan, tetapi juga dari Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Kehadiran pasien dari luar Kabupaten Sumenep menunjukkan bahwa program suntik nyeri gratis ini telah menjangkau masyarakat lintas wilayah dan mendapat kepercayaan yang luas.

Berdasarkan data pelayanan, sekitar 70 persen pasien datang dengan keluhan nyeri pada lutut, 20 persen mengalami nyeri pada punggung bagian belakang, sedangkan 10 persen lainnya mengeluhkan nyeri pada bagian tubuh lain, seperti persendian dan pergelangan tangan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa gangguan pada sistem gerak masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang banyak dialami masyarakat usia lanjut, sehingga membutuhkan penanganan yang berkelanjutan.

Klinik Dokter Harum Gunung yang mulai beroperasi sejak Maret 2026 secara rutin menghadirkan program suntik nyeri gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para lansia. Selain program tersebut, klinik juga memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam, termasuk pada hari libur, sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan medis.

Bagi mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang memperkaya makna pengabdian kepada masyarakat. Berinteraksi langsung dengan tenaga kesehatan dan para pasien memberikan pembelajaran bahwa membantu sesama tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar, tetapi juga melalui kehadiran, kepedulian, dan kesediaan untuk mengambil bagian dalam pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif, mudah dijangkau, dan berdampak nyata. Sebab, di balik setiap pelayanan yang diberikan, selalu ada nilai kepedulian dan semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.

Kembali ke Berita Diperbarui 25 Juli 2026