
Mahasiswa P2M Kelompok 5 Universitas Al-Amien Prenduan melanjutkan gerakan **"Satu Buku untuk Sejuta Harapan"** di Taman Bunga Sumenep. Melalui aksi donasi buku ini, mahasiswa mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam mendukung literasi di **SDI Mabda'ul Falah**. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa langkah kecil berbagi buku mampu membuka jalan bagi tumbuhnya harapan dan semangat belajar generasi muda. 🤍
Sumenep — Gerakan literasi melalui program Open Donasi Buku "Satu Buku untuk Sejuta Harapan" terus diperluas oleh mahasiswa Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Kelompok 5 Universitas Al-Amien Prenduan. Setelah sebelumnya menyapa masyarakat di kawasan Car Free Day (CFD) Arek Lancor, Pamekasan, mahasiswa kembali melanjutkan aksi penggalangan donasi di kawasan Taman Bunga Sumenep, tepatnya di depan Masjid Agung Sumenep, Minggu (26/07/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah lanjutan mahasiswa P2M dalam mengajak masyarakat berkontribusi terhadap peningkatan literasi di SDI Mabda'ul Falah, Desa Kaduara Timur, yang menjadi lokasi pengabdian Kelompok 5. Melalui gerakan ini, mahasiswa berupaya menghadirkan lebih banyak sumber bacaan yang dapat mendukung proses belajar dan menumbuhkan minat baca siswa.
Pemilihan kawasan Taman Bunga Sumenep sebagai lokasi sosialisasi bukan tanpa alasan. Pada sore hari, kawasan tersebut ramai dikunjungi masyarakat yang melakukan berbagai aktivitas, mulai dari berolahraga, menikmati suasana kota, hingga berkunjung ke area Masjid Agung Sumenep. Kondisi tersebut dimanfaatkan mahasiswa untuk memperkenalkan program donasi buku kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa P2M membagikan brosur donasi sekaligus memberikan informasi mengenai tujuan gerakan "Satu Buku untuk Sejuta Harapan". Tidak hanya menyasar masyarakat lokal, mahasiswa juga berkesempatan menyampaikan program tersebut kepada rombongan jamaah wisata religi yang sedang berada di kawasan Masjid Agung Sumenep.
Antusiasme masyarakat terlihat dari respons positif yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Beberapa masyarakat turut menunjukkan kepedulian dengan berpartisipasi melalui donasi buku maupun donasi digital melalui QRIS yang tersedia pada brosur kegiatan. Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan dan budaya literasi dapat tumbuh melalui kolaborasi berbagai pihak.
Seluruh anggota P2M Kelompok 5 turut aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Kekompakan mahasiswa terlihat mulai dari pembagian brosur, penyampaian informasi kepada masyarakat, hingga mengarahkan para calon donatur untuk berpartisipasi dalam gerakan literasi tersebut.
Sardi Adnan selaku Divisi Acara P2M Kelompok 5 menyampaikan bahwa kegiatan donasi buku di Sumenep menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan gerakan literasi agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan ikut terlibat.
Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan ikut berpartisipasi dalam gerakan 'Satu Buku untuk Sejuta Harapan'. Setiap buku yang diberikan nantinya akan menjadi bagian dari perjalanan belajar adik-adik di SDI Mabda'ul Falah," ujar Sardi Adnan.
Melalui keberlanjutan aksi donasi buku di berbagai lokasi, mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan berharap gerakan "Satu Buku untuk Sejuta Harapan" dapat menjadi jembatan kebaikan antara masyarakat dan dunia pendidikan karena satu buku yang diberikan hari ini bukan hanya menghadirkan ilmu, tetapi juga dapat membuka ruang mimpi dan harapan baru bagi anak-anak untuk tumbuh bersama literasi.


