Berita Desa

Mahasiswi P2M UNIA Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Produk Lokal Sabun Cuci Pandan

Senin, 10 Agustus 2026 Desa Montok
Mahasiswi P2M UNIA Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Produk Lokal Sabun Cuci Pandan

Pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi produk sabun cuci piring pandan

Pamekasan , Mahasiswi Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) melaksanakan kegiatan sosialisasi praktik pemberdayaan masyarakat melalui produk lokal sabun cuci pandan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan potensi lokal menjadi produk rumah tangga yang memiliki nilai guna dan peluang ekonomi.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari program P2M UNIA di Desa Montok, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan proses pemanfaatan daun pandan sebagai salah satu bahan dalam pembuatan sabun cuci.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diberikan penjelasan mengenai produk, tetapi juga diajak untuk melihat secara langsung praktik pembuatannya. Mahasiswa menjelaskan tahapan pengolahan bahan, proses pencampuran, hingga menghasilkan sabun cuci yang siap digunakan.

Pemanfaatan bahan lokal menjadi produk rumah tangga dinilai dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk menghasilkan produk secara mandiri. Sejumlah kegiatan pengabdian masyarakat juga menunjukkan bahwa pemanfaatan daun pandan sebagai bahan sabun cuci dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa P2M juga memperkenalkan produk “Sabun Montok” sebagai bentuk inovasi produk lokal. Produk ini diharapkan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi salah satu produk usaha masyarakat.

Sosialisasi berlangsung dengan antusias. Masyarakat mengikuti proses praktik dan memperoleh kesempatan untuk mengetahui secara langsung bagaimana bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih bernilai.

Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong masyarakat menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan potensi desa. Dengan keterampilan yang diperoleh, masyarakat diharapkan dapat mengembangkan produk secara berkelanjutan sekaligus melihat peluang usaha dari kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa P2M UNIA dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inovasi produk lokal. Ke depan, produk sabun cuci pandan diharapkan dapat terus dikembangkan dari sisi kualitas, kemasan, branding, hingga pemasaran agar memiliki daya saing dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Kembali ke Berita Diperbarui 10 Agustus 2026