
Pemerintah Desa Nambakor bersama masyarakat dan Kelompok IV P2M Universitas Al-Amien Prenduan melaksanakan kerja bakti membersihkan jalan utama dan lingkungan desa. Kegiatan melibatkan Kepala Desa, Ibu Kepala Desa, perangkat desa, mahasiswa P2M, serta masyarakat sebagai upaya menjaga kebersihan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di Desa Nambakor.
NAMBAKOR — Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Nambakor ketika pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa Kelompok IV Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan turun bersama membersihkan lingkungan desa.
Kegiatan kerja bakti melibatkan Kepala Desa, Ibu Kepala Desa, perangkat desa, masyarakat, serta mahasiswa P2M. Sejak kegiatan dimulai, para peserta bersama-sama membersihkan jalan raya dan sejumlah area di lingkungan desa, termasuk jalan utama yang menjadi salah satu ruang publik masyarakat.
Kegiatan dilakukan melalui penyapuan jalan, pengangkutan sampah, serta perapian area di sepanjang jalan utama. Selain menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan Desa Nambakor yang lebih bersih, nyaman, dan indah menjelang berbagai agenda desa.
Keterlibatan langsung pemerintah desa dan masyarakat menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Semangat tersebut semakin diperkuat dengan kehadiran mahasiswa P2M yang turut mengambil bagian dalam kegiatan bersama warga.
Lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, kerja bakti menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Interaksi yang terbangun selama kegiatan turut mempererat silaturahmi serta menciptakan suasana kebersamaan di tengah masyarakat.
Bagi Kelompok IV P2M, keterlibatan dalam kerja bakti menjadi bagian dari proses membangun kedekatan dengan masyarakat Desa Nambakor. Sementara bagi masyarakat, kegiatan gotong royong menjadi salah satu cara untuk menjaga lingkungan sekaligus merawat kebersamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan desa.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa wajah desa yang bersih tidak hanya lahir dari fasilitas dan kebijakan, tetapi juga dari kepedulian dan keterlibatan bersama.
Dari jalan-jalan utama Desa Nambakor, semangat gotong royong kembali ditegaskan: ketika pemerintah desa, masyarakat, dan generasi muda bergerak bersama, menjaga lingkungan menjadi tanggung jawab sekaligus kebanggaan bersama.


