
Kelompok IV P2M Universitas Al-Amien Prenduan menggelar Seminar Parenting di Desa Nambakor dengan tema “Peran Orang Tua dalam Mendidik dan Menjadi Teladan untuk Anak”, Kamis (6/8/2026). Menghadirkan Nyai Afifah Tidjani, S.Fil.I., M.Pd.I. sebagai narasumber, kegiatan diikuti ibu-ibu PKK, Fatayat, dan masyarakat Desa Nambakor dengan pembahasan seputar peran orang tua, komunikasi keluarga, serta keteladanan dalam mendidik anak.
NAMBAKOR — Pendidikan anak tidak hanya berlangsung di sekolah. Keluarga menjadi lingkungan pertama yang membentuk kebiasaan, karakter, dan nilai-nilai kehidupan anak. Pesan tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Seminar Parenting yang digelar Kelompok IV Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan di Desa Nambakor, Kamis (6/8/2026).
Mengusung tema “Peran Orang Tua dalam Mendidik dan Menjadi Teladan untuk Anak”, seminar menghadirkan Nyai Afifah Tidjani, S.Fil.I., M.Pd.I. sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu PKK, Fatayat, serta masyarakat Desa Nambakor.
Dalam penyampaian materinya, Nyai Afifah menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa perempuan memiliki sejumlah peran penting yang perlu dijalankan secara seimbang, di antaranya sholihah linafsiha sebagai pribadi yang baik untuk dirinya sendiri, ro'iyah fi baiti zaujiha sebagai pengelola dan penjaga rumah tangga, murabbiyah li aulaadiha sebagai pendidik bagi anak-anaknya, serta qo'idah liqoumiha sebagai pemimpin atau sosok yang memiliki peran dalam masyarakat.
Keempat peran tersebut menggambarkan bahwa perempuan memiliki tanggung jawab yang tidak hanya berkaitan dengan dirinya sendiri, tetapi juga keluarga, pendidikan anak, dan kehidupan sosial di tengah masyarakat.
Peran sebagai murabbiyah li aulaadiha menjadi salah satu bagian yang relevan dengan tema seminar. Orang tua, khususnya ibu, memiliki posisi penting dalam proses pendidikan anak karena keluarga menjadi lingkungan pertama tempat anak mengenal nilai, kebiasaan, dan keteladanan.
Nyai Afifah juga membahas pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak. Hubungan yang dibangun melalui komunikasi yang baik dapat menciptakan ruang bagi anak untuk menyampaikan pengalaman, perasaan, maupun persoalan yang sedang dihadapinya.
Keteladanan turut menjadi bagian penting dalam pendidikan keluarga. Anak tidak hanya belajar dari apa yang disampaikan orang tua, tetapi juga dari sikap dan perilaku yang mereka lihat setiap hari.
Seminar berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai persoalan pengasuhan sekaligus mendapatkan pandangan dan solusi dari narasumber.
Bagi Kelompok IV P2M, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan ruang edukasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat Desa Nambakor. Seminar parenting diharapkan dapat memperkuat pemahaman orang tua mengenai perannya dalam membangun keluarga sekaligus mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian Kelompok IV P2M Universitas Al-Amien Prenduan di Desa Nambakor. Melalui edukasi keluarga, mahasiswa berupaya mendorong peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang dan pendidikan anak.
Seminar tersebut menegaskan kembali bahwa pendidikan anak bermula dari keluarga. Melalui peran sebagai pribadi yang baik, penjaga rumah tangga, pendidik anak, dan bagian dari masyarakat, perempuan memiliki ruang penting dalam membentuk generasi sekaligus memberi warna bagi kehidupan di sekitarnya.


