Berita Desa

Lantunan Shalawat Iringi Malam Jumat, Mahasiswa P2M UNIA Bangun Kebiasaan Ibadah Bersama Anak-Anak Desa Nambakor

Kamis, 23 Juli 2026 Desa Nambakor
Lantunan Shalawat Iringi Malam Jumat, Mahasiswa P2M UNIA Bangun Kebiasaan Ibadah Bersama Anak-Anak Desa Nambakor

Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan Kelompok IV mengisi malam Jumat dengan salat Maghrib berjamaah dan pembacaan shalawat bersama anak-anak di Balai Desa Nambakor sebagai upaya menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta membiasakan nilai-nilai keagamaan sejak dini.

Desa Nambakor, Kamis malam, 23 Juli 2026 – Lantunan shalawat menggema di Balai Desa Nambakor selepas salat Maghrib. Puluhan anak-anak duduk berbaris dengan penuh khidmat mengikuti rangkaian kegiatan yang dipandu oleh Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan Kelompok IV. Suasana malam Jumat yang tenang dipenuhi untaian pujian kepada Rasulullah SAW, menciptakan nuansa religius yang menghangatkan kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat bersama. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Sebagian telah hafal bacaan shalawat, sementara yang lain mengikuti dengan bimbingan mahasiswa P2M. Kebersamaan tersebut menjadi momen yang tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menumbuhkan semangat beribadah di kalangan generasi muda.

Bagi masyarakat Muslim, malam Jumat merupakan waktu yang istimewa untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa P2M menghadirkan kegiatan yang sederhana namun sarat makna, yaitu mengajak anak-anak membiasakan diri melaksanakan salat berjamaah dan menghidupkan malam Jumat dengan lantunan shalawat.

Selain menjadi bagian dari pembinaan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dan anak-anak Desa Nambakor. Melalui pendekatan yang hangat dan penuh kebersamaan, mahasiswa berharap nilai-nilai keislaman dapat ditanamkan secara perlahan melalui pembiasaan, bukan sekadar penyampaian materi.

Mahasiswa P2M meyakini bahwa membangun karakter religius dapat dimulai dari kegiatan-kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin. Kebiasaan melaksanakan salat berjamaah, mencintai shalawat, dan berkumpul dalam majelis yang penuh keberkahan diharapkan mampu menjadi bekal bagi anak-anak untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan Kelompok IV tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Harapannya, kebiasaan baik yang telah dibangun bersama dapat terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Nambakor, sehingga semangat ibadah dan ukhuwah tetap terjaga meskipun masa pengabdian telah berakhir.

Kembali ke Berita Diperbarui 23 Juli 2026