
Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan menggali potensi peternakan ayam petelur di Desa Nambakor melalui wawancara langsung bersama pelaku usaha sebagai bagian dari pendataan aset desa.
Desa Nambakor, Kamis, 23 Juli 2026 – Deretan kandang ayam petelur di Desa Nambakor menjadi salah satu tujuan kunjungan Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan Kelompok IV. Di lokasi tersebut, mahasiswa melakukan wawancara dengan pemilik peternakan, Ibu Sri Hosnaini, guna menghimpun data mengenai potensi peternakan yang berkembang di desa.
Di tengah aktivitas pemeliharaan ayam, Ibu Sri Hosnaini menceritakan perjalanan usahanya yang telah dirintis sejak dua tahun lalu. Bermula dari sekitar 300 ekor ayam petelur, usaha tersebut terus berkembang hingga kini memiliki kurang lebih 600 ekor. Penambahan populasi dilakukan secara bertahap seiring meningkatnya hasil usaha.
Menurut Ibu Sri Hosnaini, keberhasilan usaha tidak terlepas dari perawatan yang rutin dan pemberian pakan yang tepat. Ayam dipelihara menggunakan pakan konsentrat sehingga kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Selama masa pemeliharaan, angka kematian ayam pun tergolong rendah, hanya berkisar satu hingga dua ekor.
Ia menjelaskan, ayam petelur memiliki masa produksi yang optimal hingga usia sekitar dua tahun. Setelah produktivitasnya mulai menurun, ayam dijual dan hasilnya digunakan untuk membeli bibit ayam baru. Pola tersebut dilakukan agar produksi telur tetap berjalan tanpa mengalami penurunan yang signifikan.
Hasil panen telur dipasarkan ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Sumenep. Telur yang dihasilkan merupakan telur konsumsi karena ayam dipelihara tanpa pejantan sehingga tidak mengalami proses pembuahan.
Meski demikian, jumlah telur yang dihasilkan tidak selalu sama setiap hari. Faktor kondisi ayam menjadi salah satu penentu. Ketika ayam mengalami stres, produksi telur dapat menurun sehingga hasil panen harian tidak selalu stabil.
Bagi mahasiswa P2M, wawancara ini menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan potensi ekonomi Desa Nambakor secara langsung dari pelaku usaha. Informasi yang diperoleh akan melengkapi data potensi desa yang dipublikasikan melalui Website P2M Universitas Al-Amien Prenduan.
Ketua Kelompok IV P2M UNIA menyampaikan bahwa pendataan potensi desa tidak hanya berfokus pada sumber daya alam, tetapi juga pada usaha masyarakat yang mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian desa. Peternakan ayam petelur menjadi salah satu contoh usaha lokal yang berkembang dan memiliki peluang untuk terus dikembangkan.
Melalui pendataan tersebut, mahasiswa berharap potensi yang dimiliki Desa Nambakor dapat terdokumentasi dengan baik sehingga lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas serta menjadi referensi bagi pemerintah desa dalam memperkenalkan aset-aset unggulannya.


