Berita Desa

Tim Panitia P2M UNIA Prenduan Dorong P2M Nambakor Kembangkan Program Berbasis Potensi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 Desa Nambakor
Tim Panitia P2M UNIA Prenduan Dorong P2M Nambakor Kembangkan Program Berbasis Potensi Desa

Tim P2M Universitas Al-Amien Prenduan melakukan monitoring dan pembinaan P2M di Desa Nambakor, Jumat (24/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapat arahan untuk memperkuat program unggulan berbasis potensi desa melalui pendekatan ABCD. Monitoring juga membahas pengembangan Website Desa Nambakor serta koordinasi penyempurnaan video profil desa sebagai bagian dari luaran P2M.

SUMENEP — Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, mendapat monitoring dan pembinaan dari panitia P2M bersama tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Jumat (24/7/2026).

Monitoring tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi perkembangan program kerja mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat arah pengabdian agar lebih berpijak pada potensi dan aset yang dimiliki masyarakat desa.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Nambakor, setiap kelompok memaparkan perkembangan program unggulan yang telah maupun sedang dijalankan. Tim LP2M kemudian memberikan sejumlah arahan, salah satunya agar mahasiswa menerapkan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dalam mengembangkan program.

Pendekatan tersebut diarahkan agar program P2M tidak berhenti pada kegiatan yang bersifat sementara. Potensi dan aset yang telah dipetakan diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang kegiatan yang memiliki manfaat dan keberlanjutan bagi masyarakat Desa Nambakor.

“Program unggulan perlu diarahkan berdasarkan aset yang dimiliki desa,” menjadi salah satu poin penting dalam pembinaan yang diterima mahasiswa.

Selain penguatan program berbasis aset desa, tim LP2M juga membahas rencana menghadirkan narasumber yang kompeten sesuai dengan bidang program unggulan masing-masing kelompok. Kehadiran narasumber diharapkan dapat memperkuat kualitas kegiatan sekaligus memberikan pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pengembangan digital desa juga menjadi perhatian dalam monitoring tersebut. Tim LP2M membahas rencana pengembangan Website Desa Nambakor yang nantinya didukung oleh tim pengembang website Universitas Al-Amien Prenduan.

Website tersebut diarahkan menjadi salah satu sarana untuk menyajikan informasi desa, mulai dari profil, potensi, pelayanan, hingga berbagai kegiatan masyarakat. Pengembangan ini diharapkan dapat membuat informasi mengenai Desa Nambakor lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Sebelum monitoring dimulai, mahasiswa P2M terlebih dahulu melakukan kerja bakti di Balai Desa Nambakor. Mereka membersihkan dan menata ruangan, mulai dari menyapu, mengepel, merapikan fasilitas hingga menata kursi yang akan digunakan dalam kegiatan pembinaan.

Usai kegiatan monitoring, mahasiswa melanjutkan agenda dengan mengaji dan bersilaturahmi bersama Ibu-Ibu Muslimat Desa Nambakor. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana akrab melalui pembacaan Al-Qur’an, doa bersama, dan interaksi dengan masyarakat.

Sementara pada malam hari, mahasiswa kembali melakukan evaluasi internal. Sejumlah catatan hasil pembinaan menjadi bahan pembahasan, terutama terkait penyempurnaan pemetaan aset desa, penguatan program unggulan, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait.

Salah satu tindak lanjut yang turut menjadi perhatian kelompok adalah koordinasi dengan tim IT desa dalam proses pengembangan video profil Desa Nambakor.

Monitoring dan pembinaan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan P2M di Desa Nambakor. Melalui arahan LP2M, mahasiswa didorong untuk tidak sekadar menjalankan program, tetapi mampu membaca potensi yang ada dan mengubahnya menjadi kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Kembali ke Berita Diperbarui 11 Agustus 2026