Berita Desa

Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan Tingkatkan Literasi Al-Qur'an Santri melalui Metode Ummi di Desa Sentol Daya

Kamis, 23 Juli 2026 Desa Sentol Daya
Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan Tingkatkan Literasi Al-Qur'an Santri melalui Metode Ummi di Desa Sentol Daya

Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan Posko II melaksanakan program Peningkatan Literasi Al-Qur'an sebagai Dakwah Transformatif di Pondok Pesantren Al Asy Ariyah Misbaul Munir, Desa Sentol Daya, pada Selasa (21/7/2026). Melalui penerapan Metode Ummi dan pendampingan intensif, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an, pemahaman tajwid, serta menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.

Sentol Daya, Selasa (21/7/2026) – Mahasiswa Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan Posko II melaksanakan program kerja unggulan bertajuk "Peningkatan Literasi Al-Qur'an sebagai Dakwah Transformatif" di Pondok Pesantren Al Asy Ariyah Misbaul Munir, Desa Sentol Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.00–20.30 WIB ini bertujuan meningkatkan kualitas literasi Al-Qur'an para santri dan santriwati sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.

Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa P2M melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Al Asy Ariyah Misbaul Munir beserta para ustaz dan ustazah untuk menyampaikan maksud dan tujuan program kerja sekaligus menyusun jadwal pelaksanaan agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di lingkungan pesantren.

Pelaksanaan program diawali dengan observasi kemampuan membaca Al-Qur'an para santri dan santriwati. Observasi dilakukan sebagai dasar dalam menentukan strategi pembelajaran dan pendampingan sesuai tingkat kemampuan masing-masing peserta sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa P2M menerapkan Metode Ummi sebagai metode utama pembelajaran Al-Qur'an. Pembelajaran difokuskan pada pembiasaan membaca Al-Qur'an secara tartil, penguasaan makharijul huruf, penerapan sifat-sifat huruf, kefasihan (fashahah), serta pemahaman hukum-hukum tajwid. Setiap peserta memperoleh pendampingan secara langsung melalui pembelajaran individual maupun kelompok.

Mahasiswa P2M berperan sebagai pendamping sekaligus fasilitator selama proses pembelajaran berlangsung. Para santri diberikan kesempatan membaca Al-Qur'an secara bergantian, kemudian mahasiswa memberikan koreksi terhadap kesalahan bacaan, menjelaskan letak kesalahan, serta memberikan contoh pelafalan yang benar sesuai kaidah Metode Ummi. Pendekatan yang komunikatif dan persuasif menciptakan suasana belajar yang aktif, nyaman, dan menyenangkan sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan bacaan Al-Qur'an dengan lebih baik.

Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, mahasiswa P2M juga memberikan motivasi kepada para santri dan santriwati mengenai pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Materi motivasi meliputi keutamaan membaca, mempelajari, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga pada pembentukan karakter religius dan kecintaan terhadap Al-Qur'an.

Selama pelaksanaan kegiatan, para santri dan santriwati menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran, bersungguh-sungguh memperbaiki bacaan, serta memiliki semangat belajar yang tinggi ketika menerima arahan dan evaluasi dari mahasiswa P2M. Dukungan penuh dari pengasuh pondok, para ustaz, ustazah, dan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Al Asy Ariyah Misbaul Munir turut menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan program kerja ini.

Berdasarkan hasil evaluasi di akhir kegiatan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan literasi Al-Qur'an peserta. Sebagian besar santri menunjukkan perkembangan dalam ketepatan pengucapan makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, kefasihan membaca, serta meningkatnya rasa percaya diri ketika membaca Al-Qur'an di hadapan pembimbing. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan dengan keluarga besar Pondok Pesantren Al Asy Ariyah Misbaul Munir.

Melalui program ini, mahasiswa P2M berharap budaya literasi Al-Qur'an di lingkungan Pondok Pesantren Al Asy Ariyah Misbaul Munir terus berkembang dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari para santri dan santriwati. Program tersebut diharapkan menjadi wujud nyata dakwah transformatif melalui pendidikan Al-Qur'an sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur'an, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat.

Kembali ke Berita Diperbarui 23 Juli 2026