Berita Desa

Peserta P2M UNIA Prenduan Dipercaya Menjadi Juri Lomba MTQ di Pondok Misbahul Munir

Minggu, 9 Agustus 2026 Desa Sentol Daya
Peserta P2M UNIA Prenduan Dipercaya Menjadi Juri Lomba MTQ di Pondok Misbahul Munir

Peserta Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) turut berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di Pondok Pesantren Misbahul Munir, Desa Sentol Daya, dengan menjadi juri Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Kegiatan tersebut berlangsung dalam dua sesi, yakni setelah salat Ashar hingga pukul 17.00 WIB dan dilanjutkan setelah salat Isya hingga pukul 21.00 WIB. Keterlibatan peserta P2M ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan masyarakat atas permintaan Pengasuh Pondok Pesantren Misbahul Munir, Kiai Abdul Haq Ainun Najah, S.Pd.I., M.M.

Sentol Daya, Sumenep — Peserta Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) turut berkontribusi dalam kegiatan keagamaan masyarakat dengan dipercaya menjadi juri dalam Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Misbahul Munir.

Kepercayaan tersebut diberikan atas permintaan Pengasuh Pondok Pesantren Misbahul Munir, Kiai Abdul Haq Ainun Najah, S.Pd.I., M.M. kepada peserta P2M yang berada di lokasi pengabdian. Dalam kegiatan tersebut, Mufarrijal Hammi selaku Koordinator Desa (Kordes) kelompok P2M Sentol Daya turut mengambil peran sebagai juri lomba.

Pelaksanaan lomba berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan setelah salat Ashar hingga pukul 17.00 WIB, kemudian kegiatan dilanjutkan pada malam hari setelah salat Isya hingga pukul 21.00 WIB. Pembagian waktu tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan dengan tertib dan memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengikuti lomba dengan baik.

Keterlibatan peserta P2M dalam kegiatan MTQ menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui program kerja yang telah dirancang, tetapi juga melalui partisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan di lingkungan sekitar.

Lomba MTQ tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur’an.

Kepercayaan yang diberikan oleh pihak Pondok Pesantren Misbahul Munir juga menjadi bentuk sinergi antara peserta P2M UNIA Prenduan dengan masyarakat dan lembaga pendidikan Islam di lokasi pengabdian. Melalui keterlibatan tersebut, diharapkan keberadaan peserta P2M dapat memberikan manfaat serta mendukung berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman bagi peserta P2M dalam mengimplementasikan ilmu dan kemampuan yang dimiliki secara langsung melalui keterlibatan dalam kegiatan keagamaan masyarakat.

Kembali ke Berita Diperbarui 9 Agustus 2026