Berita Desa

WAWANCARA USAHA KERUPUK POLI: USAHA RUMAHAN YANG TETAP BERTAHAN MENJADI SUMBER PENGHASILAN WARGA SENTOL DAYA

Senin, 27 Juli 2026 Desa Sentol Daya
WAWANCARA USAHA KERUPUK POLI: USAHA RUMAHAN YANG TETAP BERTAHAN MENJADI SUMBER PENGHASILAN WARGA SENTOL DAYA

Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan Posko 2 Desa Sentol Daya melakukan wawancara dengan Bapak Saiful, pelaku usaha kerupuk poli di Desa Sentol Daya, pada Senin sore, 27 Juli 2026. Usaha yang telah berjalan selama tiga tahun ini memproduksi sekitar 12 kilogram kerupuk poli setiap hari dan menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Dari dua usaha kerupuk poli yang pernah ada di desa tersebut, kini hanya usaha milik Bapak Saiful yang masih bertahan karena pelaku usaha kerupuk poli lainnya telah bekerja pada program MBG. Keberlangsungan usaha ini menunjukkan peran penting usaha rumahan dalam mendukung perekonomian masyarakat Desa Sentol Daya.

Sentol Daya, 27 Juli 2026 – Mahasiswa Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan Posko 2 Desa Sentol Daya melaksanakan wawancara dengan salah satu pelaku usaha kerupuk poli di Desa Sentol Daya, yaitu Bapak Saiful, pada Senin sore (27/07/2026). Wawancara ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menggali potensi ekonomi dan usaha masyarakat setempat.

Dalam wawancara tersebut, Bapak Saiful menjelaskan bahwa usaha kerupuk poli miliknya telah berjalan selama kurang lebih tiga tahun. Selama kurun waktu tersebut, usaha ini mampu bertahan dan menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga yang cukup menjanjikan. Setiap harinya, beliau memproduksi sekitar 12 kilogram kerupuk poli untuk dipasarkan kepada masyarakat.

Menurut Bapak Saiful, di Desa Sentol Daya terdapat dua pelaku usaha yang memproduksi kerupuk poli. Namun, salah satu usaha tersebut telah berhenti beroperasi karena pemiliknya memilih bekerja pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, usaha milik Bapak Saiful tetap berjalan hingga saat ini.

“Kami tetap melanjutkan usaha ini karena menjadi salah satu sumber penghasilan yang lumayan untuk keluarga,” ungkap Bapak Saiful saat diwawancarai.

Kerupuk poli yang diproduksi Bapak Saiful merupakan salah satu produk makanan ringan yang cukup dikenal oleh masyarakat sekitar. Proses produksinya dilakukan secara rutin setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus memesan produk tersebut.

Melalui kegiatan wawancara ini, mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan berharap dapat mendokumentasikan berbagai potensi usaha lokal yang ada di Desa Sentol Daya sekaligus memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang tetap berkomitmen mengembangkan usaha rumahan sebagai penopang perekonomian keluarga dan masyarakat.

Kembali ke Berita Diperbarui 27 Juli 2026