Berita Desa

Pembinaan Hadroh Al Banjari Tingkatkan Bakat Seni Islami Santri Pondok Pesantren Al Asy'ariyah Misbaul Munir

Kamis, 23 Juli 2026 Desa Sentol Daya
Pembinaan Hadroh Al Banjari Tingkatkan Bakat Seni Islami Santri Pondok Pesantren Al Asy'ariyah Misbaul Munir

Mahasiswa Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan Posko II Desa Sentol Daya melaksanakan kegiatan Pembinaan Hadroh Al Banjari di Pondok Pesantren Al Asy'ariyah Misbaul Munir pada Kamis malam Jumat, 23 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi program rutin pondok pesantren ini bertujuan mengembangkan bakat seni musik Islami para santri melalui penyampaian materi, demonstrasi teknik, praktik bersama, dan evaluasi. Pembinaan berlangsung dengan tertib serta mendapat antusiasme tinggi dari para santri sebagai upaya melestarikan seni hadroh dan memperkuat syiar Islam.

Sentol Daya, Kamis, 23 Juli 2026 – Mahasiswa Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan Posko II Desa Sentol Daya melaksanakan program Pembinaan Hadroh Al Banjari di Pondok Pesantren Al Asy'ariyah Misbaul Munir pada Kamis malam Jumat, 23 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para santri sebagai peserta pembinaan dan merupakan salah satu program unggulan pondok pesantren yang dilaksanakan secara rutin setiap malam Jumat.

Pembinaan Hadroh Al Banjari bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat santri di bidang seni musik Islami sekaligus memperkuat syiar Islam melalui seni hadroh. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa P2M bertindak sebagai pembina yang memberikan pendampingan kepada para santri agar mampu memahami teknik dasar permainan hadroh secara baik dan benar.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai dasar-dasar permainan Hadroh Al Banjari, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi teknik memainkan setiap alat musik. Setelah itu, para santri mengikuti sesi praktik bersama dan latihan secara berkelompok dengan bimbingan langsung dari mahasiswa P2M. Di akhir kegiatan, pembina melakukan evaluasi terhadap hasil latihan serta memberikan arahan dan motivasi agar para santri terus meningkatkan kemampuan dan semangat dalam berlatih.

Selama kegiatan berlangsung, para santri menunjukkan antusiasme yang tinggi serta berpartisipasi aktif dalam setiap sesi pembinaan. Suasana latihan berjalan dengan tertib, kondusif, dan penuh semangat, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan santri dalam memainkan Hadroh Al Banjari semakin berkembang serta mampu melestarikan seni musik Islami sebagai media dakwah dan syiar Islam di lingkungan masyarakat.

Kembali ke Berita Diperbarui 23 Juli 2026