
Peserta P2M Kelompok 6 Universitas Al-Amien Prenduan melakukan silaturahmi dengan Kepala Dusun Binaba, Juarna, untuk berdiskusi mengenai potensi produksi masyarakat dan rencana program kerja P2M. Dalam pertemuan tersebut, peserta memaparkan program pembuatan QR Code profil desa serta pendampingan pemasaran digital bagi produk lokal. Kepala dusun menyambut baik program tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung pelaksanaannya demi pengembangan potensi Desa Tanjung.
Desa Tanjung, Selasa, 21 Juli 2026 – Peserta Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Kelompok 6 Universitas Al-Amien Prenduan melaksanakan kegiatan silaturahmi ke kediaman Kepala Dusun Binaba, Juarna, di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Selasa (21/7). Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan dengan perangkat desa sekaligus berdiskusi mengenai potensi ekonomi lokal dan rencana pelaksanaan program kerja P2M.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, peserta P2M menggali informasi mengenai berbagai potensi produksi yang dimiliki masyarakat Dusun Binaba. Diskusi tersebut membahas kondisi usaha masyarakat, potensi produk lokal yang dapat dikembangkan, serta tantangan yang dihadapi dalam memperluas pemasaran hasil produksi desa.
Pada kesempatan tersebut, peserta P2M juga memaparkan salah satu program unggulan yang akan dilaksanakan, yaitu pembuatan barcode (QR Code) profil desa sebagai media penyedia informasi digital serta pendampingan pemasaran digital bagi produk-produk lokal. Program tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan pengunjung dalam mengakses informasi mengenai potensi Desa Tanjung sekaligus membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pemasaran melalui media digital.
Kepala Dusun Binaba, Juarna, menyambut baik rencana program yang disampaikan oleh peserta P2M. Menurutnya, inovasi berbasis digital menjadi salah satu langkah yang dapat mendukung promosi potensi desa agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
"Kami sangat mengapresiasi program yang dibawa adik-adik P2M. Jika memang dapat membantu memperkenalkan potensi desa dan mendukung pemasaran produk masyarakat, kami siap memberikan dukungan agar program ini dapat berjalan dengan baik," ujar Juarna.
Ketua P2M Kelompok 6 menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini menjadi bagian penting dalam proses pemetaan kebutuhan masyarakat sebelum pelaksanaan program kerja.
"Melalui diskusi langsung dengan perangkat desa, kami dapat memahami potensi yang dimiliki Dusun Binaba sekaligus menyesuaikan program kerja agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan dari kepala dusun menjadi motivasi bagi kami untuk merealisasikan program digitalisasi desa dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, peserta P2M tidak hanya mempererat hubungan dengan perangkat desa, tetapi juga memperoleh informasi yang lebih mendalam mengenai kondisi dan potensi masyarakat Dusun Binaba. Hasil diskusi tersebut diharapkan menjadi dasar pelaksanaan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pengembangan potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.


