
Peserta P2M Universitas Al-Amien Prenduan sukses menjadi panitia Peringatan Maulid Nabi bersama Kiai Yusuf di Dusun Timur Lorong, Desa Bluto, pada 22 Juli 2026. Acara yang dihadiri ratusan jamaah ini dimeriahkan delapan penampilan seni Islami, lantunan Majelis Hadroh Al-Ikhlas, serta tausiyah utama dari Kiai Musleh Adnan.
SUMENEP – Semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh peserta Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan tahun 2026. Bersama tokoh agama setempat, Kiai Yusuf, para mahasiswa bahu-membahu menyukseskan acara Peringatan Maulid Nabi yang dihelat di Dusun Timur Lorong, Desa Bluto, pada Rabu (22/07/2026).
Acara keagamaan yang akbar ini diselenggarakan oleh pengurus Musholla Sunan Ampel binaan Kiai Yusuf, dengan melibatkan peserta P2M Universitas Al-Amien Prenduan sebagai panitia pelaksana. Kegiatan yang berpusat di lingkungan dusun tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat umum, yang didominasi oleh jamaah ibu-ibu dari berbagai majelis taklim di sekitar wilayah Bluto. Kehadiran Kiai Musleh Adnan sebagai penceramah utama turut menjadi daya tarik spiritual yang menyedot antusiasme tinggi dari warga.
Rangkaian Acara dan Peran Aktif Mahasiswa
Sebagai bagian dari tim panitia, peserta P2M Universitas Al-Amien Prenduan berperan aktif dalam mengoordinasikan jalannya acara agar berlangsung tertib, khidmat, dan meriah. Kegiatan dimulai sejak malam hari selepas Shalat Isya dan berlanjut hingga pukul 22.00 WIB.
Kemeriahan acara dibuka dengan berbagai penampilan seni budaya Islami dan kreativitas anak-anak muda binaan Musholla Sunan Ampel. Tercatat ada delapan penampilan seni yang disuguhkan di hadapan para tamu undangan dan masyarakat, meliputi Tari Saman, Tari Mayyal, penampilan bertema "Rajin Belajar", Zapin Melayu, Tarian "Bapakku NU", pembawaan Arabic Song, serta pidato Islami oleh generasi muda setempat. Rangkaian pementasan ini semakin semarak berkat iringan musik religi dari Majelis Hadroh Al-Ikhlas yang memandu jalannya acara dengan penuh kekhidmatan.
Puncak Acara dan Tausiyah Keagamaan
Puncak acara diisi dengan ceramah agama dan pemberian nasehat rohani oleh Kiai Musleh Adnan. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bermasyarakat maupun dalam mendidik generasi penerus bangsa. Pesan-pesan moral yang disampaikan dengan gaya khas dan menyejukkan tersebut berhasil memikat perhatian seluruh jamaah yang memadati lokasi acara.
Keterlibatan mahasiswa P2M dalam menyukseskan acara ini tidak hanya bertujuan untuk membantu panitia lokal, tetapi juga menjadi wujud nyata integrasi sosial mahasiswa dengan masyarakat pedesaan. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dapat belajar secara langsung mengenai tata cara pengorganisasian acara keagamaan skala besar serta mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh agama dan warga setempat.
Antusiasme Masyarakat dan Harapan ke Depan
Masyarakat Desa Bluto, khususnya para jamaah majelis taklim, menyambut antusias pelaksanaan acara ini. Perpaduan antara penampilan seni lokal, alunan hadroh, dan tausiyah dari ulama besar menciptakan suasana religius yang hangat dan berkesan bagi seluruh yang hadir.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, peserta P2M Universitas Al-Amien Prenduan diharapkan semakin mampu memposisikan diri sebagai bagian integral dari masyarakat. Pengalaman berharga ini di harapkan dapat memperkuat nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial mahasiswa, sehingga sisa program pengabdian di Desa Bluto dapat berjalan semakin sukses dan memberikan dampak spiritual serta kultural yang berkelanjutan.


