
Literasi Menabung Di Salah Satu Lembaga Yang Ada Di Desa Bluto, Kecamatan Bluto, Tepatnya Di Dusun Temor Lorong Yaitu Di Lembaga Tarbiyatul Khoir
31 Juli 2026
Literasi Menabung di Salah Satu Lembaga yang Ada di Desa Bluto, Kecamatan Bluto, oleh P2M Kelompok 7 Universitas Al-Amien Prenduan, Tepatnya di Dusun Temor Lorong yaitu di Lembaga Tarbiyatul Khoir
Bluto, Sumenep — Kami dari Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Kelompok 7 Universitas Al-Amien Prenduan menyelenggarakan kegiatan literasi menabung di Lembaga Tarbiyatul Khoir, yang berada di Dusun Temor Lorong, Desa Bluto, Kecamatan Bluto. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program pengabdian masyarakat yang bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan menabung sejak dini, khususnya bagi santri dan anak-anak yang belajar di lembaga tersebut.
Latar Belakang Kegiatan
Kami menyampaikan bahwa kegiatan literasi menabung ini didasari oleh kondisi masyarakat yang masih perlu diberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya mengelola keuangan sejak usia dini. Menabung bukan hanya soal menyisihkan uang, tetapi juga mengajarkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan perencanaan masa depan.
Lembaga Tarbiyatul Khoir dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan penerapan budaya menabung di lingkungan pendidikan nonformal, mengingat lembaga ini aktif membina santri dan anak-anak di Dusun Temor Lorong.
Bentuk Kegiatan Literasi Menabung
Selama kegiatan berlangsung, kami memperkenalkan konsep dasar menabung kepada para santri dan anak-anak melalui pendekatan yang mudah dipahami, seperti:
Penyampaian materi sederhana tentang manfaat dan pentingnya menabung
Pengenalan cara memilah kebutuhan dan keinginan sebagai dasar mengelola uang saku
Pembagian atau pembuatan celengan sebagai media praktik menabung
Pendampingan langsung agar santri terbiasa menyisihkan sebagian uang saku mereka
Kami menggunakan metode interaktif seperti tanya jawab, permainan edukatif, dan simulasi sederhana agar materi lebih mudah diterima, khususnya oleh anak-anak usia dini.
"Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak di Lembaga Tarbiyatul Khoir dapat memahami bahwa menabung itu penting dan bisa dimulai dari hal-hal kecil sejak sekarang," ujar salah satu penggagas kegiatan literasi menabung ini.
Sambutan Positif dari Lembaga dan Masyarakat
Pihak Lembaga Tarbiyatul Khoir menyambut baik kehadiran kegiatan ini, karena dinilai sejalan dengan upaya pembentukan karakter santri yang mandiri dan bertanggung jawab. Para wali santri dan warga sekitar juga memberikan dukungan penuh, mengingat kegiatan semacam ini jarang tersedia di lingkungan Dusun Temor Lorong.
Kami berharap kegiatan literasi menabung ini dapat menjadi awal terbentuknya kebiasaan menabung yang berkelanjutan, tidak hanya di kalangan santri, tetapi juga bagi masyarakat sekitar secara lebih luas.
Harapan Keberlanjutan Program
Ke depan, kami berencana untuk terus mendampingi Lembaga Tarbiyatul Khoir dalam mengembangkan program literasi keuangan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi muda di Desa Bluto. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesadaran finansial di tingkat akar rumput.
