Bluto
Menuju Desa Digital dan Inovatif Berkelanjutan
Sejarah
Mencari cerita otentik perihal berdirinya sebuah desa memang membutuhkan pencarian berbasis banyak hal. Salah satunya penelusuran lewat cerita yang berkembang di tengah masyarakat. Selain tentu saja melalui penelusuran terhadap benda atau situs yang tersedia secara langsung di desa.
Sebagai desa yang secara administratif menjadi Ibukota Kecamatan, sejarah berdirinya Desa Bluto bias ditelusuri dari banyak cerita di tengah masyarakat. Dari cerita masyarakat, dimana seluruh pemukiman sebelumnya merupakan daerah yang banyak bebatuan. Setiap orang yang melewati daerah Bluto merasa tidak nyaman dengan bebatuan-bebatuan tersebut.
Sehingga semua orang menyebutnya dengan daerah abuluh betoh (Bahasa Madura). Dari itulah kemudian disederhanakan agar lebih gampang dalam pengucapan menjadi “Bluto”, dan kemudian menjadi nama daerah tersebut yaitu Desa Bluto. Pelafalan ”Bluto” tersebut dianggap sebagai upaya meringkas ucapan yang biasa terjadi di tengah masyarakat Madura.
Sebagai desa yang secara geografis memang berada di ketinggian, Desa Bluto memang banyak menempati areal bebatuan. Bahkan dalam banyak istilah masyarakat bahwa Desa Bluto sebagian besar memang berisi bebatuan.
Visi & Misi
Visi
Menuju Bluto Sebagai Desa Andalan (Aman, Damai, Aktif, Loyal dan Nyaman)
Misi
Mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui partisipasi penuh masyarakat desa. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan adil untuk semua masyarakat. Mendorong kualitas semua jenis pelayanan dengan prinsip cepat, tepat dan berdaya guna. Mendorong kehidupan bersih, sehat dan sejahtera dengan jaminan program untuk rakyat. Mendorong kehidupan warga yang agamis, harmonis, dinamis dengan menjaga prinsip kemasyarakatan. Mendorong pemenuhan infrastruktur desa melalui program dan kerjasama dengan pihak terkait. Mendorong partisipasi pemuda dalam meningkatkan daya saing dan peluang kerja melalui optimalisasi karang taruna, BUMDes dan gerakan sosial. Menumbuhkembangkan usaha kecil dan menengah melalui pelatihan maupun pemberian bantuan modal simpan pinjam. Membangun dan mendorong majunya bidang pendidikan baik formal maupun informal yang mudah diakses dan dinikmati seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali yang mampu menghasilkan insan intelektual, inovatif dan enterpreneur (wirausahawan).
Struktur Perangkat
Belum ada data perangkat desa
Wilayah
Batas Wilayah
Batas Utara
Bumbungan
Batas Selatan
Lobuk
Batas Timur
Tanamera
Batas Barat
Aengbaja Kenek
Luas Wilayah
2,80 km²
Demografi
Data Detail
Jumlah Dusun
3
Lansia
457
Pemuda
531
Balita
569
Kelahiran
0
Kematian
0
Pendatang
0
Pindah Keluar
0