
Mahasiswi P2M Universitas Al-Amien Prenduan melakukan observasi budidaya ikan lele di Desa Kaduara Barat pada Selasa (28/7) untuk mempelajari teknik pemeliharaan hingga sistem pemasarannya. Dalam kegiatan tersebut, mereka mengamati langsung proses perawatan ikan, seperti pemisahan kolam berdasarkan ukuran, serta mendapati bahwa lele dipasarkan dalam kondisi segar secara grosir per kuintal kepada pengepul tanpa diolah terlebih dahulu.
Mahasiswa Pengabdian pemberdayaan kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan melaksanakan observasi ke salah satu lokasi budidaya ikan lele di dusun Lembanah timur Desa Kaduara Barat, Selasa (28/7). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal secara langsung proses budidaya serta sistem pemasaran ikan lele yang dikelola oleh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswi didampingi langsung oleh ibu pemilik usaha yang menjelaskan tahapan pemeliharaan ikan lele, mulai dari pemberian pakan hingga proses panen. Mahasiswi juga berkesempatan mengikuti proses pemberian pakan sebagai bentuk pengalaman langsung dalam memahami teknik budidaya.
Pemilik usaha menjelaskan bahwa ikan lele dipelihara pada kolam yang berbeda sesuai dengan ukuran dan fase pertumbuhannya. Pengelompokan tersebut dilakukan untuk memudahkan perawatan sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan ikan. Selain itu, ukuran ikan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi nilai jual di pasaran.
Lebih lanjut, pemilik usaha menyampaikan bahwa hasil budidaya tidak diolah menjadi produk olahan, melainkan dipasarkan dalam bentuk ikan segar. Penjualan dilakukan kepada para pengepul atau pembeli dalam jumlah besar dengan sistem penjualan per kuintal.
Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswi memperoleh wawasan mengenai pengelolaan usaha budidaya ikan lele, mulai dari aspek pemeliharaan hingga pemasaran. Diharapkan kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman lapangan yang bermanfaat sekaligus memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap potensi ekonomi lokal yang dimiliki Desa Kaduara Barat.


