Tim P2M berkolaborasi dengan SDN 1 Saroka dalam kegiatan belajar mengajar guna menumbuhkan semangat belajar dan menanamkan nilai-nilai keislaman kepada siswa. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh para guru dan mendapat antusiasme tinggi dari siswa selama proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami.
Suasana belajar di SD Negeri 1 Saroka tampak lebih hidup pada Senin (20/7) saat Tim Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) memenuhi undangan pihak sekolah untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh kepala sekolah dan para guru yang antusias menjalin kolaborasi dalam menciptakan pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa P2M berkolaborasi dengan para guru dalam menyampaikan materi pembelajaran melalui metode yang komunikatif, diskusi interaktif, serta permainan edukatif. Selain membantu siswa memahami materi pelajaran, mahasiswa juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan semangat menuntut ilmu sebagai bagian dari implementasi dakwah melalui dunia pendidikan. Suasana kelas dipenuhi antusiasme siswa yang aktif bertanya, berdiskusi, dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan.
Kegiatan mengajar ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif. Bagi Tim P2M, pendidikan merupakan salah satu media dakwah yang efektif dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan nilai-nilai keislaman yang kuat sejak usia dini.
Salah seorang guru SDN 1 Saroka mengapresiasi kehadiran mahasiswa P2M yang dinilai mampu memberikan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus memotivasi siswa.
"Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Tim P2M. Para mahasiswa mampu berkolaborasi dengan baik bersama guru dan menghadirkan suasana belajar yang lebih hidup. Anak-anak terlihat lebih bersemangat, aktif, dan percaya diri selama mengikuti pembelajaran," ujar salah seorang guru SDN 1 Saroka.
Koordinator Desa Tim P2M, Titi Surya Tehuayo, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dakwah. Menurutnya, menanamkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik merupakan investasi penting dalam membangun generasi penerus bangsa.
"Bagi kami, dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar, tetapi juga melalui pendidikan dan keteladanan. Melalui kegiatan mengajar ini, kami ingin menumbuhkan semangat belajar, membangun karakter Islami, serta memotivasi anak-anak agar terus mencintai ilmu pengetahuan. Semoga apa yang kami lakukan menjadi ikhtiar kecil dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat," ungkap Titi Surya Tehuayo.
Kolaborasi antara Tim Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) dan SDN 1 Saroka menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada ilmu pengetahuan dan pembinaan karakter. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan akhlak mulia, sejalan dengan cita-cita untuk melahirkan ulama yang intelektual dan intelektual yang ulama.


