Berita Desa

Tim P2M Kunjungi Rumah Produksi Kerupuk Singkong, Belajar dari Semangat Kemandirian Pelaku Usaha Lokal

Jumat, 24 Juli 2026 Desa Saroka
Tim P2M Kunjungi Rumah Produksi Kerupuk Singkong, Belajar dari Semangat Kemandirian Pelaku Usaha Lokal

Melaksanakan kunjungan ke rumah produksi kerupuk singkong milik Ibu Lastri di Desa Saroka, Senin (20/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengenal lebih dekat potensi usaha mandiri masyarakat sekaligus mempelajari nilai-nilai kerja keras, kemandirian, dan ketekunan yang menjadi fondasi keberlangsungan ekonomi keluarga.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa menyaksikan secara langsung proses pembuatan kerupuk singkong yang masih dilakukan secara tradisional. Mulai dari pengolahan bahan baku, pencetakan, hingga proses penjemuran, seluruh tahapan produksi dikerjakan secara manual tanpa bantuan mesin modern. Meski demikian, usaha rumahan tersebut mampu menghasilkan kerupuk singkong berkualitas yang dipasarkan dengan harga Rp16.000 per kemasan berisi sekitar 100 keping.

Ibu Lastri menuturkan bahwa usaha yang dirintisnya berawal dari keinginan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan anak-anaknya. Dengan penuh kesabaran dan rasa syukur, ia terus menjalankan usahanya meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, terutama dalam proses produksi yang masih sederhana.

"Usaha ini saya mulai dari kecil untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak-anak. Walaupun semua prosesnya masih dilakukan secara manual, saya tetap bersyukur karena usaha ini masih berjalan dan mendapat kepercayaan dari pelanggan," tutur Ibu Lastri.

Bagi Tim P2M, kunjungan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk memahami bahwa di balik sebuah usaha sederhana terdapat perjuangan, keikhlasan, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut menjadi pelajaran penting bagi mahasiswa dalam memaknai pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya melalui program kerja, tetapi juga dengan belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

Koordinator Desa Tim P2M menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk pendekatan kepada masyarakat sekaligus sarana untuk mengenali potensi desa yang dapat dikembangkan di masa mendatang.

"Kunjungan ini memberikan banyak pelajaran bagi kami bahwa setiap usaha yang dibangun masyarakat lahir dari kerja keras, kesabaran, dan semangat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sebagai mahasiswa, kami tidak hanya datang untuk melihat proses produksinya, tetapi juga belajar dari nilai-nilai kehidupan yang ditunjukkan oleh Ibu Lastri. Semoga semangat tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kami dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat," ujar Koordinator Desa Tim P2M.

Melalui kegiatan ini, Tim Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) berharap kunjungan kepada pelaku usaha lokal dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap potensi ekonomi desa. Semangat ikhtiar, kerja keras, dan kemandirian yang ditunjukkan Ibu Lastri diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha yang dimiliki serta menjadi motivasi bagi mahasiswa dalam mewujudkan pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemaslahatan masyarakat.

Kembali ke Berita Diperbarui 24 Juli 2026