
Sebanyak 38 siswa kelas IX dan pengurus OSIM MTs An Najah 1 mengikuti workshop “Generasi Cerdas Digital: Manfaatkan AI, Bijaksana Bermedia Sosial” yang digelar Mahasiswa P2M UNIA Kelompok VI. Kegiatan membahas pemanfaatan AI dalam pembelajaran serta pentingnya bijak bermedia sosial, dilengkapi sesi praktik dan interaksi langsung bersama peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa P2M berupaya membekali generasi muda dengan kecakapan digital sekaligus menjadi langkah preventif agar siswa mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Karduluk, 29 Juli 2026 – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan derasnya arus media sosial membawa peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) Kelompok VI Desa Karduluk menggelar workshop bertajuk “Generasi Cerdas Digital: Manfaatkan AI, Bijaksana Bermedia Sosial” bagi siswa kelas IX dan pengurus OSIM MTs An Najah 1, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.20 hingga 09.40 WIB di lantai II MTs An Najah 1 tersebut diikuti sekitar 38 peserta yang terdiri dari siswa dan siswi kelas IX serta pengurus OSIM. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa P2M untuk memberikan edukasi digital kepada peserta didik agar mampu mengikuti perkembangan teknologi secara lebih bijak dan bertanggung jawab.
Workshop dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama membahas pemanfaatan AI dalam pembelajaran yang disampaikan oleh Rizky Putra Junior. Peserta dikenalkan pada penggunaan teknologi AI sebagai salah satu alat bantu yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar, sekaligus diarahkan agar penggunaannya tetap berada dalam koridor yang tepat dan bertanggung jawab.
Sesi kedua dilanjutkan dengan materi “Bijaksana dalam Bermedia Sosial” yang disampaikan oleh Bimasbuqien Abdillah. Materi ini mengajak peserta untuk memahami pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyikapi berbagai informasi dan konten yang beredar dengan cepat di ruang digital. Jalannya kegiatan dipandu oleh moderator M. Syafiq Hamzah.
Untuk membuat kegiatan lebih interaktif, setiap sesi dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Peserta yang berani mencoba dipersilakan maju ke depan untuk mempraktikkan materi yang telah disampaikan. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mengalami secara langsung bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Hal tersebut kembali terlihat ketika mahasiswa memberikan sejumlah pertanyaan sebagai evaluasi pemahaman di akhir acara. Para peserta mampu menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik dan benar, menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh peserta.
Pemilihan siswa kelas IX dan pengurus OSIM sebagai peserta juga memiliki keterkaitan dengan kebutuhan mereka sebagai generasi yang semakin dekat dengan perkembangan teknologi. Di tengah cepatnya perkembangan AI dan derasnya penggunaan media sosial, edukasi mengenai kecakapan digital dinilai penting diberikan sejak dini agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami cara memanfaatkannya secara bertanggung jawab.
Bagi Mahasiswa P2M UNIA Kelompok VI, workshop ini menjadi salah satu langkah preventif untuk membantu peserta didik mengenali peluang sekaligus mengantisipasi dampak negatif dari penggunaan AI dan media sosial. Melalui pemahaman yang lebih baik, siswa diharapkan dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, sekaligus lebih berhati-hati dalam berinteraksi di ruang digital.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi siswa MTs An Najah 1 untuk tumbuh sebagai generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki sikap kritis, bijaksana, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan perkembangan digital di kehidupan sehari-hari.


