Berita Desa

Mahasiswa P2M UNIA Kelompok VI Gali Potensi Sentra Ukir Karduluk melalui Silaturahmi dengan Pengrajin Lokal

Minggu, 19 Juli 2026 Desa Karduluk
Mahasiswa P2M UNIA Kelompok VI Gali Potensi Sentra Ukir Karduluk melalui Silaturahmi dengan Pengrajin Lokal

Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan Kelompok VI melaksanakan silaturahmi dan observasi ke sentra ukir milik Slamet Riyadi di Desa Karduluk, Sabtu (18/7/2026), sebagai langkah awal Program Penguatan Potensi Desa Berbasis Digital. Kegiatan ini bertujuan menggali sejarah, proses produksi, serta potensi pemasaran seni ukir khas Karduluk sebagai upaya mendukung pelestarian budaya sekaligus memperluas promosi produk unggulan desa melalui media digital.

Karduluk, 19 Juli 2026 – Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan Kelompok VI melaksanakan silaturahmi sekaligus observasi ke salah satu sentra ukir di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini merupakan langkah awal pelaksanaan Program Penguatan Potensi Desa Berbasis Digital yang menjadi salah satu program unggulan kelompok selama menjalankan pengabdian di desa tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berdialog langsung dengan Slamet Riyadi, salah satu pengrajin senior Desa Karduluk yang telah menekuni dunia seni ukir sejak dekade 1980-an. Melalui dialog tersebut, mahasiswa memperoleh berbagai informasi mengenai sejarah perkembangan seni ukir di Karduluk, proses produksi, jangkauan pemasaran, hingga tantangan yang dihadapi para pengrajin dalam menjaga keberlanjutan usaha.

Berbagai karya yang dihasilkan sentra ukir tersebut meliputi belawong (tempat keris), hiasan dinding, vas, hingga berbagai produk kerajinan yang telah dipasarkan ke sejumlah daerah di Indonesia. Selain melayani berbagai pesanan, sentra ukir ini juga aktif mengikuti pameran kerajinan, termasuk Pekan Raya Jakarta (PRJ), sebagai upaya memperkenalkan karya ukir khas Desa Karduluk kepada masyarakat luas.

Mahasiswa juga mengamati secara langsung proses pembuatan ukiran yang masih mempertahankan teknik manual untuk menghasilkan motif-motif yang detail. Selain itu, tim P2M mendokumentasikan berbagai informasi dan karya sebagai bahan publikasi digital guna memperkenalkan potensi unggulan Desa Karduluk kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Slamet Riyadi menekankan pentingnya menjaga kepercayaan pelanggan melalui sikap jujur dan tepat waktu. Menurutnya, kedua prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun usaha sekaligus menjalani kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan Kelompok VI berharap potensi seni ukir Desa Karduluk semakin dikenal masyarakat luas serta mampu mendorong penguatan identitas desa dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan media digital.

Kembali ke Berita Diperbarui 19 Juli 2026