
Karduluk, 15 Juli 2026 – Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan Kelompok VI melaksanakan silaturahmi dengan Kepala Dusun Daleman, Bapak Syukran, pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda minggu pertama P2M, yaitu Konsolidasi dan Pemetaan Ekosistem Desa, sebagai langkah awal membangun komunikasi, memperkenalkan program kerja, serta memetakan potensi dan aset desa. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan rencana pelaksanaan subprogram Rumah Belajar Desa dan berdiskusi mengenai kondisi pendidikan, potensi lokal, serta berbagai program yang berjalan di Dusun Daleman. Salah satu potensi yang diidentifikasi adalah kerajinan anyaman tikar berbahan daun siwalan yang masih diproduksi secara rumah tangga. Silaturahmi ini menghasilkan komitmen awal untuk berkolaborasi dalam pendokumentasian proses pembuatan anyaman tikar sebagai bagian dari video profil Desa Karduluk. Kepala Dusun Daleman juga menyambut baik kehadiran mahasiswa P2M UNIA dan berharap program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung pengembangan potensi desa.
Karduluk, 15 Juli 2026 – Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan Kelompok VI melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Kepala Dusun Daleman, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda minggu pertama P2M yang berfokus pada Konsolidasi dan Pemetaan Ekosistem Desa.
Dalam rangkaian konsolidasi tersebut, Kelompok VI menjadwalkan silaturahmi dengan empat kepala dusun di Desa Karduluk, yaitu Dusun Daleman, Blajud, Somangkaan, dan Dunggaddung. Kunjungan pertama dilaksanakan di Dusun Daleman dengan menemui Bapak Syukran selaku Kepala Dusun Daleman.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kedekatan sosial dan komunikasi dengan pemerintah dusun sebagai upaya memperkenalkan keberadaan mahasiswa P2M sekaligus memperlancar pelaksanaan program kerja pada pekan-pekan berikutnya. Selain itu, silaturahmi ini juga menjadi sarana untuk memperoleh data aset dan potensi desa secara langsung dari pihak lokal sebagai dasar penyusunan dan pelaksanaan teknis program kerja.
Silaturahmi berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di kediaman Bapak Syukran. Mahasiswa P2M mendapat sambutan yang hangat dan penuh keramahan. Pada kesempatan tersebut, seluruh anggota kelompok memperkenalkan diri satu per satu. Bapak Syukran tampak terkesan ketika mengetahui bahwa beberapa anggota Kelompok VI berasal dari luar Pulau Jawa.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan gambaran umum program kerja dengan menitikberatkan pada subprogram Rumah Belajar Desa, di antaranya pendampingan anak-anak mengaji di masjid terdekat serta rencana menjadi tenaga pendidik tambahan pada lembaga pendidikan tertentu.
Diskusi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Bapak Syukran turut berbagi pengalaman selama menjabat sebagai Kepala Dusun Daleman, mulai dari tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat hingga pengalaman beliau dalam menjalankan pekerjaan sambilan di luar tugas pemerintahan.
Beberapa informasi penting yang diperoleh dalam pertemuan tersebut antara lain bahwa Dusun Daleman memiliki dua masjid dan dua lembaga pendidikan yang terdiri atas Madrasah Diniyah (MD) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Selain itu, beliau juga menjelaskan adanya program khusus yang diinisiasi oleh Kepala Desa Karduluk, Bapak Ahmad Faruq, M.Pd., berupa kegiatan istighasah atau doa bersama yang dilaksanakan setiap Senin pagi di Balai Desa dan wajib dihadiri oleh seluruh kepala dusun. Program tersebut bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memohon keberkahan dan kelancaran dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di bawah naungan rahmat Allah SWT.
Pada bidang potensi lokal, Bapak Syukran menyampaikan bahwa masyarakat Dusun Daleman memiliki keterampilan dalam memproduksi anyaman tikar berbahan daun siwalan. Namun, proses produksinya masih dilakukan pada skala rumah tangga dan belum terpusat dalam satu sentra produksi.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, disepakati rencana kolaborasi berupa pendokumentasian proses pembuatan anyaman tikar untuk dijadikan bagian dari video profil Desa Karduluk. Melalui dokumentasi tersebut diharapkan potensi desa dapat dikenal lebih luas serta semakin menegaskan identitas Karduluk sebagai desa yang tidak hanya dikenal sebagai sentra ukir di tingkat regional Madura, tetapi juga memiliki daya tarik yang mampu menjangkau masyarakat di luar Madura.
Menutup pertemuan, Bapak Syukran menyampaikan rasa senangnya atas kehadiran mahasiswa P2M UNIA di Desa Karduluk. Beliau berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan pengaruh positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, serta menjadi mitra yang mampu mendukung kemajuan desa melalui berbagai program pengabdian yang akan dilaksanakan.


