
Pamekasan, 31 Juli 2026 — Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) Desa Murtajih melaksanakan kegiatan literasi manajemen keuangan rumah tangga bagi ibu-ibu PKK Desa Murtajih pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Bangun Keluarga yang Sejahtera melalui Manajemen Keuangan yang Bijak” sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga secara terencana dan bijaksana.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ibu Riskia Putri, M.E. sebagai pemateri. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan rumah tangga, mulai dari bagaimana mengatur pendapatan dan pengeluaran, menentukan skala prioritas kebutuhan, hingga membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih terarah.
Pemilihan ibu-ibu PKK sebagai sasaran kegiatan didasarkan pada peran penting perempuan dalam pengelolaan keuangan keluarga. Pengelolaan keuangan yang baik di tingkat rumah tangga diharapkan dapat membantu keluarga menentukan kebutuhan secara lebih bijak serta mendukung terciptanya kondisi ekonomi keluarga yang lebih terencana.
Kegiatan literasi juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test sebagai bagian dari evaluasi untuk mengetahui pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti kegiatan. Antusiasme peserta menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan, khususnya mengenai pengelolaan keuangan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dilakukan P2M UNIA dengan menempatkan peningkatan literasi keuangan keluarga sebagai bagian dari upaya penguatan kesejahteraan masyarakat Desa Murtajih. Melalui pemahaman yang lebih baik mengenai manajemen keuangan, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak dan sesuai dengan kondisi keluarga masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, P2M UNIA tidak hanya berupaya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih terencana dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, literasi keuangan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah kecil menuju keluarga yang lebih mandiri dan sejahtera.


