
Pamekasan, 10 Agustus 2026 — Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) memberikan fasilitas website desa sekaligus pelatihan pengelolaan website secara gratis kepada Pemerintah Desa Murtajih. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan UNIA dalam mendorong digitalisasi tata kelola informasi serta pengembangan Desa Murtajih sebagai desa binaan.
Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Murtajih, Hj. Moh. Baharuddin A., M.A., beserta perangkat desa, termasuk operator desa. Kehadiran perangkat desa dalam kegiatan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pengelolaan website setelah pelatihan selesai.
Website Desa Murtajih disediakan oleh UNIA sebagai bagian dari program desa binaan. Fasilitas tersebut diberikan melalui kerja sama antara UNIA dan Pemerintah Desa Murtajih yang ditandai dengan adanya Memorandum of Understanding (MoU) desa binaan.
Pelatihan pengelolaan website dipandu oleh Umar Mansyur selaku pengisi pelatihan. Dalam kegiatan tersebut, perangkat desa diperkenalkan dengan berbagai fitur dan menu yang tersedia pada website, sekaligus diberikan pemahaman mengenai cara mengelola dan memperbarui informasi desa.
Website dapat dimanfaatkan untuk memuat berbagai informasi, mulai dari profil desa, data dan statistik, perangkat desa, berita, potensi desa, galeri, hingga peta desa. Keberadaan berbagai fitur tersebut diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Murtajih menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih terarah dan mudah diakses.
Selain sebagai media informasi, website juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi Desa Murtajih, baik dalam bidang UMKM, pertanian, peternakan, perikanan, maupun potensi lokal lainnya. Dengan demikian, informasi mengenai desa tidak hanya dapat diakses oleh masyarakat setempat, tetapi juga berpotensi menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Dalam pelatihan tersebut, Umar Mansyur menyampaikan bahwa pengembangan website tidak berhenti pada tahap penyediaan dan pelatihan. Pengembangan website akan dilakukan secara berkala, yakni satu kali dalam setahun, sehingga fitur dan sistem yang tersedia dapat terus disesuaikan dengan perkembangan serta kebutuhan desa.
Selain pengembangan berkala, Umar Mansyur juga menyampaikan kesediaan untuk membantu menambahkan fitur yang dibutuhkan oleh Pemerintah Desa Murtajih, salah satunya adalah fitur layanan surat. Penambahan fitur lainnya juga dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan permintaan dari pihak desa.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kerja sama antara UNIA dan Pemerintah Desa Murtajih tidak berhenti setelah website diberikan. Adanya dukungan pengembangan dan penambahan fitur menjadi bagian dari upaya membangun sistem digital desa yang dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui fasilitas website dan pelatihan tersebut, UNIA berharap Pemerintah Desa Murtajih, khususnya operator desa, dapat mengelola website secara mandiri dan konsisten. Website diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi pemerintahan, tetapi juga menjadi media dokumentasi, publikasi kegiatan, pelayanan masyarakat, serta promosi berbagai potensi Desa Murtajih.
Dengan adanya pendampingan dan pengembangan berkelanjutan, digitalisasi Desa Murtajih diharapkan dapat terus berjalan meskipun pelaksanaan P2M telah berakhir.


