
Pamekasan, 30 Juli 2026 — Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan (UNIA) Desa Murtajih melakukan pendampingan branding bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya memperkuat identitas produk dan mendukung pengembangan usaha lokal di Desa Murtajih.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pemberdayaan UMKM yang dilakukan mahasiswa P2M UNIA dengan menyesuaikan kebutuhan dan kesiapan masing-masing pelaku usaha. Pendampingan tidak diberikan dalam bentuk yang seragam, melainkan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap UMKM.
Salah satu UMKM yang mendapatkan pendampingan adalah UMKM Keripik Tette. Pada UMKM tersebut, mahasiswa memfokuskan pendampingan pada penguatan identitas produk melalui branding kemasan. Mahasiswa membantu merancang desain stiker yang disesuaikan dengan karakter produk agar kemasan memiliki identitas visual yang lebih jelas dan mudah dikenali.
Setelah melalui proses penyusunan dan finalisasi desain, pada 30 Juli 2026 stiker yang telah selesai dicetak diserahkan kepada pemilik UMKM Keripik Tette. Penyerahan tersebut sekaligus menjadi dokumentasi hasil pendampingan yang telah dilakukan mahasiswa selama pelaksanaan P2M.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyesuaikan bentuk pemberdayaan dengan kondisi masing-masing pelaku usaha. Tidak seluruh UMKM mengikuti bentuk pendampingan yang sama. Pada UMKM Keripik Tette, pendampingan difokuskan pada penguatan branding melalui kemasan, sebagai bentuk dukungan yang sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan pelaku usaha.
Pendampingan tersebut menjadi salah satu upaya P2M UNIA dalam membantu pelaku UMKM membangun identitas produk yang lebih kuat. Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai wadah produk, tetapi juga dapat menjadi bagian dari identitas usaha yang membantu konsumen mengenali produk dengan lebih mudah.
Bagi mahasiswa P2M, kegiatan ini memberikan pengalaman bahwa pemberdayaan UMKM perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan, kondisi, dan kesiapan masing-masing pelaku usaha. Pendekatan tersebut memungkinkan program yang diberikan menjadi lebih relevan dan tidak sekadar berorientasi pada pelaksanaan kegiatan.
Melalui pendampingan branding ini, P2M UNIA berharap UMKM Desa Murtajih dapat semakin percaya diri dalam memperkenalkan produknya serta memiliki identitas usaha yang lebih kuat dan mudah dikenali oleh konsumen.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi P2M UNIA dalam mendukung penguatan UMKM dan pengembangan potensi ekonomi lokal Desa Murtajih melalui pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.


