
MPLS SDN 1 dan TK Saroka ditutup dengan kegiatan bertema hidup sehat, peduli lingkungan, dan pelepasan balon harapan.
Suasana penuh semangat, keceriaan, dan optimisme mewarnai penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 1 Saroka dan TK Saroka pada Sabtu (18/7). Setelah berlangsung selama empat hari sejak Rabu (15/7), rangkaian MPLS resmi berakhir melalui senam aerobik bersama dan pelepasan balon harapan yang menjadi simbol awal perjalanan pendidikan sekaligus penanaman nilai-nilai hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, dan pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman SDN 1 Saroka tersebut diikuti oleh peserta didik, dewan guru, orang tua/wali murid, serta mahasiswa Praktek Pemberdayaan masyarakat(P2M) Universitas Al-Amien Prenduan yang sejak hari pertama turut mendampingi seluruh rangkaian MPLS. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan perguruan tinggi menciptakan suasana kebersamaan yang hangat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun lingkungan belajar yang positif bagi peserta didik.
Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik baru diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta berbagai kegiatan yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kemampuan beradaptasi. Mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan turut mengambil peran dalam mendampingi peserta didik selama proses pengenalan lingkungan sekolah, sekaligus membantu kelancaran berbagai agenda yang telah disusun oleh pihak sekolah.
Rangkaian penutupan diawali dengan senam aerobik yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta didik, guru, orang tua/wali murid, dan mahasiswa P2M. Selain menjadi aktivitas yang menyehatkan, senam bersama juga menjadi media untuk menanamkan pentingnya pola hidup sehat sejak dini. Keceriaan yang terpancar dari para peserta mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi salah satu nilai utama dalam pelaksanaan MPLS tahun ini.
Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, pihak sekolah juga mengajak peserta didik untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah melalui berbagai pesan edukatif yang disampaikan selama kegiatan berlangsung. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi kebiasaan positif yang terus melekat dalam kehidupan peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Momen yang paling dinantikan terjadi ketika ratusan pasang mata mengarah ke langit menyaksikan pelepasan balon harapan. Balon-balon yang perlahan terbang membawa simbol doa, cita-cita, dan optimisme agar setiap peserta didik mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Kepala SDN 1 Saroka menegaskan bahwa MPLS merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak awal memasuki dunia pendidikan.
"MPLS bukan hanya menjadi proses pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, hidup sehat, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Pelepasan balon harapan hari ini menjadi simbol cita-cita dan optimisme mereka dalam mengawali perjalanan pendidikan," ujar Kepala SDN 1 Saroka.
Keterlibatan mahasiswa P2M Universitas Al-Amien Prenduan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya mendukung suksesnya pelaksanaan MPLS, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, edukatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Lebih dari sekadar seremoni penutupan, rangkaian kegiatan ini menjadi penanda dimulainya perjalanan baru bagi peserta didik dengan membawa semangat, harapan, dan nilai-nilai positif yang telah ditanamkan selama MPLS. Sinergi yang terbangun antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan mahasiswa P2M diharapkan terus berlanjut dalam menciptakan generasi yang sehat, peduli lingkungan, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

